Kipas angin, peralatan elektronik rumah tangga ini mempunyai banyak fungsi ketika udara dalam keadaan panas atau gerah. Saat kita hidupkan kipas angin udara akan terasa dingin, segar dan rasa gerah akan hilang seketika. 

Sebenarnya kipas angin mempunyai fungsi yang berbeda dengan AC. AC berfungsi untuk mendinginkan udara sedangkan kipas angin berfungsi untuk menghembuskan udara. Dari hembusan udara tersebut memang terasa dingin namun sesungguhnya hembusan udara akan mengeringkan bukan mendinginkan. Oleh karena itu saat kita berkeringat, tubuh dalam keadaan basah, anda bisa keringkan tubuh dengan menggunakan kipas angin. Setelah kering tubuh tidak akan terasa dingin lagi. Jika kipas angin terus menerus dihidupkan bahkan hidup semalam suntuk maka yang terjadi adalah berbagai efek negatif yang mengerikan akibat dari penggunaan kipas angin yang salah  :


1. Penyakit Bell Palsy
Penyakit kelumpuhan, namun tidak kelumpuhan tubuh tetapi kelumpuhannya pada wajah. Wajah akan terasa sulit untuk tersenyum, tertawa  dan ada pembengkakan di daerah wajah tertentu. Penyakit ini disebabkan oleh keadaan syaraf wajah yang menegang, karena terkena suhu kering akibat terkena kipas angin terus-menerus.


2. Pasokan oksigen berkurang
Ini terjadi jika kita terus-menerus menghadapkan kipas angin tepat ke wajah. Angin yang dihembuskan kipas tidak sepenuhnya mengandung oksigen atau bahkan juga ada gas karbon dioksida. Jika angin terus di hembuskan ke wajah  maka kita akan kesulitan mendapatkan pasokan oksigen yang cukup, bahkan udara yang kita hembuskan dari hidung bisa kembali lagi kembali kita hirup. Akibatnya sirkulasi udara di sekitar wajah kita tidak baik.

3. Tubuh kekurangan air
Seperti yang diungkap oleh Dr. Wendra Ali, seorang ahli syaraf mengatakan bahwa ketika berada di ruangan yang dingin dalam waktu yang lama akan membuat tubuh kita kekuarangan air. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi  kita, kita tahu  bahwa sekitar 70% tubuh kita membutuhkan asupan air. Jika kipas angin justru membuat air di dalam tubuh berkurang dan mengering maka tentu akan berdampak buruk terhadap fungsi masing-masing organ tubuh kita.

5. Kulit kering
Masalah kulit tidak hanya terjadi akibat sengatan sinar matahari saja. Kondisi ruangan yang terlampau dingin juga berdampak buruk bagi kesehatan kulit, seperti bahaya AC. Saat terlalu lama menggunakan kipas angin, efek kekurangan air akan terjadi pada tubuh, termasuk kulit. Kulit kita sejatinya sangat membutuhkan kandungan air dalam darah yang mengalir di sekitar kulit


6. Otot kaku dan nyeri
Otot kaku dan nyeri juga akan dirasakan bila hembusan angin dari kipas terlalu lama. Suhu yang dingin akan menurunkan produksi cairan lubrikasi yang berfungsi untuk menguatkan otot dan persendian kita. Maka jangan heran jika saat kita tidur dengan kipas angin, maka saat bangun tubuh kita terasa nyeri.

7. Infeksi saluran pernapasan
Kipas angin hanya untuk menggerakkan udara. Tidak ada proses penyaringan yang dilakukan. Oleh karena udara yang ada di sekitar ruangan akan di hembuskan ke tubuh kita. Akan sangat membahayakan jika wajah kita mendapatkan hembusan angin dari kipas angin tersebut. Bisa jadi udara yang mengandung bakteri, kuman, atau bahkan virus yang terhirup oleh hidung. Bahaya kipas angin ini bisa menyebabkan terjadinya infeksi di dalam saluran pernapasan, seperti asma.

7. Menjadi kebiasaan buruk
Otak kita mengendalikan syaraf-syaraf perasa yang mempengaruhi kenyamanan. Jika kita terlalu sering menggunakan kipas saat tidur maka akan membuat suatu kebiasaan baru, artinya kita tidak akan bisa sekalipun tidur tanpa menggunakan kipas angin. Dampaknya adalah, bahaya kipas angin akan lebih mudah terjadi dan tidak akan memiliki kualitas tidur yang baik, karena setiap bangun akan terasa lelah dan nyeri.

8. Suhu tubuh menurun
Keseimbangan fungsi tubuh sangat dibutuhkan untuk menjaga aktivitas sel imun. Salah satu upaya pengatur suhu tubuh adalah dengan mengeluarkan keringat. Normalnya tubuh saat tidur akan mengeluarkan keringat, namun jika menggunakan kipas angin saat tidur akan membuat kulit mengering dan mengecilkan pori-pori. Sehingga berakibat keringat di dalam tubuh akan sangat sulit dikeluarkan.


9. Gampang sakit
Kondisi tubuh yang gampang sakit adalah efek dari metabolisme tubuh yang tidak berjalan dengan baik. Dampak ini di rasakan jika kita tidak berhasil mengeluarkan keringat dalam tubuh yang membuat sel-sel imun lebih aktif. Oleh karena itu melambatnya aktivitas sel-isel mun, akan membuat tubuh kita gampang sekali terserang penyakit. Apalagi jika saat kita tidur kita mengirup udara yang mengandung virus penyakit, tentu potensi kita menderita sakit akan semakin besar.

10. Sesak nafas
Kondisi ini terjadi dikarenakan udara yang kita hirup sangat sedikit sekali mengandung oksigen. Seperti yang sudah diungkap diawal, saat wajah kita menghadap kipas maka sirkulasi udara di sekitar wajah sangat buruk, karena oksigen akan menipis dan justru karbon dioksida akan bertambah. Bahayanya adalah kita akan mengalami sesak nafas jika kekuranagn pasokan oksigen, yang bisa menjadi penyebab asma.

11. Resiko kematian
Kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi dari bahaya kipas angin jika kita tidur dengan menggunakan kipas angin dan berada di ruangan tertutup dengan ventilasi udara yang buruk.

Oleh karena itu Riaisy akan berbagi cara menggunakan kipas angin agar terhindar dari penyakit dan dampak negatif akibat penggunaan kipas angin yang salah.

  1. Jangan mengarahkan kipas angin ke tubuh dalam waktu lama dan secara terus menerus secara statis , aktifkan posisi kipas angin yang bisa menggeser hembusan angin kekiri dan kekanan.
  2. Sesuaikan kecepatan hembusan dengan volume ruangan, semakin lebar ruangan kekuatan hembusan semakin kuat.
  3. Setting timer selama 30 menit untuk untuk menghindari kamu jika ketiduran karena hembusan kipas angin.Jangan gunakan kipas angin saat tidur gunakan hanya untuk menghilangkan keringat tubuh, jika sudah kering sebaiknya dimatikan.
  4. Jangan terlalu dekat meletakkan kipas angin dengan posisi tubuh.
  5. Setting kekuatan hembusan angin dengan kebutuhan tubuh kamu. Jika dalam posisi dimatikan anda berkeringat, maka seting kekuatan hembusan pada posisi 3, jika keringat anda sudah kering, turunkan ke posisi 1, lihat apakah badan anda masih berkeringat ? jika iya naikkan ke 2, dan jika tidak cukup pada posisi 1 atau lebih baik dimatikan. Ingat kipas angin bukan mendinginkan tapi mengeringkan
  6. Jangan menempatkan kipas angin pada tempat yang miring, suhu tinggi, angin bertiup kencang, dekat debu, atau dekat bahan kimia.
BACA JUGA : Tips Cara Memegang Sumpit Untuk Alat Makan

  Menggunakan kipas angin yang tidak terus menerus juga bisa menjaga keawetan kipas angin dan menghemat arus listrik. Oleh karena itu jangan hanya memikirkan dinginnya kipas angin saja namun pikirkan dampak dan akibat penggunaan kipas angin yang salah kaprah.

1 komentar:

Infonya sangat bermanfaat, ditunggu umpan baliknya ...
program pembayaran spp

Disclaimer : Silahkan berkomentar dibawah dengan bijak. Komentar dengan meletakkan link aktif atau keyword p*rn* akan dihapus
EmoticonEmoticon